Ngubek-ngubek family Oey
Sudah lama sebenarnya aku ingin mampir kerumah tante Els Khohonggiem. Dengan anaknya Robby, aku sudah mengenal sejak aktif dulu di gereja di Amstelveen. Sejak dahulu sudah pernah aku diceritakan oleh salah seorang teman papi ku kalau tante Els itu masih saudara. Cuman saja saudaranya darimana tidak diceritakan.
Akhirnya ketika beberapa bulan lalu aku mengunjungi putra dari teman papiku itu di Jerman aku mendapatkan alamat tante Els ini dan aku memberanikan diri untuk menelponnya dan membuat janji untuk mengunjungi beliau. Ketika menelponnya, aku sekalian menanyakan hubungan keluarga beliau dengan keluargaku. Ternyata menurut ceritanya tante Els, keluarge beliau dan keluargaku termasuk keturunan dari Oey Thiam Seng dari Jamblang. Di salah satu tulisanku sebelumnya aku salah menuliskan sebagai Oey Hian Seng, ternyata seharusnya adalah Oey Thiam Seng.
Menurut cerita Oey Thiam Seng ini tinggal di desa Jamblang, dimana kongco ku Yeo Tjeng Kang juga tinggal. Hanya saja Oey Thiam Seng tidak tinggal di jalan raya antara Cirebon – Bandung tetapi agak masuk kedalam sedikit. Kalau menurut cerita oom dan tanteku Oey Thiam Seng termasuk salah satu orang yang terkaya di desa Jamblang. Kurang diketahui apa usahanya sehingga menjadi kaya seperti itu, tetapi anak dan menantunya tercatat sebagai pengelola tanah yang disewa dari pemerintah Hindia Belanda saat itu (tercatat dalam buku Regeringsalmanak).
Oey Thiam Seng tercatat diangkat pada tahun 1874 menjadi Luitenant der Chinezen te Cheribon sampai pada tahun 1909 mengundurkan diri dan dianugerahi pangkat Kapitein Titulair (Kapten kehormatan) oleh pemerintah.
Kembali ke tante Els ini, beliau adalah cucu dari Oey Kim Lan, sedangkan papiku cucu daru Oey Kim Lie, adiknya Oey Kim Lan. Tante Els sudah dikirim ke belanda sejak awal tahun 50-an untuk sekolah. Kemudian beliau betemu dengan calon suaminya waktu itu, seorang tionghoa keturunan dari Ambon. Menurut cerita, orang tionghoa di Ambon yang di ‘gelijkgesteld’ namanya dijadikan satu dan mungkin itu nama dari opanya atau papanya alm suami tante Els ini, tetapi nama itu dipakai sebagai nama keluarga. Jadi Khohonggiem ini adalah nama keluarga. Anaknya tante Els, yang mempunyai nama tionghoa juga, jadi agak aneh namanya, sebab namanya jadi Robert Bian Liem Khohonggiem.
Karena tante Els ini memang sudah lama tinggal di negeri Belanda tentu saja pengenalannya dengan saudara-saudaranya tidak seperti dulu lagi, karena itu beliau menyayangkan tidak bertemu sebulan sebelumnya, dimana waktu itu adiknya dari Indonesia sedang berkunjung beberapa minggu dirumahnya, dan menurut tante Els, adiknya ini lebih banyak mengenal saudara-saudaranya. Beliau menyarankan kalau aku menghubungi adiknya yang tinggal di jalan Tanah Abang II di Jakarta.
Beberapa minggu sesudahnya aku berhasil menelpon tante Nelly adiknya tante Els ini di Jakarta. Beliau mengatakan sangat sulit untuk mencari nama-nama yang diperlukan karena mereka sudah tersebar kemana-mana, tetapi meskipun demikian tante Nelly berjanji membantuku dalam menyelesaikan silsilahnya Oey Thiam Seng ini. Tante Nelly mengakatakan kalau beliau membutuhkan barang 2 atau 3 minggu untuk mengumpulkan keluarga-keluarganya itu.
Karena aku sudah tahu kalau akan susah berkomunikasi lewat telpon sedangkan tante Nelly tidak mempunyai akses internet, aku meminta bantuan kepada Johan Gondokusumo alias Gan Kong Siang, yang waktu itu mengumpulkan silsilah Gan sampai dicetaknya buku silsilah Gan Peng. Koh Kong Siang ini memang luar biasa orangnya, dalam mencari data benar-benar diluar dugaan. Aku mengatakan apakah koh Kong Siang bersedia datang kerumahnya tante Nelly itu dan kemudian mencatatkan apa yang didapat dan kemudian mengirimkannya melalui email kepadaku.
Hasil yang ku terima benar-benar luar biasa. Yang sebelumnya keturunan Oey Kim Lan itu hanya setengah atau sepertiga halaman, sekarang setelah koh Kong Siang itu “turun tangan” menjadi 9 halaman. Yang tadinya keturunan Oey Kim Lan hanya sampai basa anak-anaknya saja, sekarang menjadi komplit dengan anak-cucu-buyut dan sebagainya.
Melalui tante Nelly koh Kong Siang juga mendapatkan beberapa nomor telpon dan alamat dari keturunan adiknya Oey Kim Lan yang lain, sehingga diperkirakan dalam waktu tidak lama keturunan adiknya Oey Kim Lan ini juga ada dilacak. Mudah-mudahan saja silsilah Oey Thiam Seng ini bisa disempurnakan dengan baik, karena mencari silsilah dari marga Oey ini extra susah karena nama ini nama yang sangat umum di kalangan marga tionghoa, seperti juga marga Tan dan Liem.
�
Hallo,
Ini ada berita duka, Robby Khohonggiem hari rabu pagi 1 agustus 2007 meninggal dunia.