Archive for May, 2007

You are currently browsing the archives of Steve’s hut .

Reuni keluarga

Ketika beberapa tahun lalu aku menghubungi beberapa keluarga dalam penyusunan silsilah keluarga Gan Peng, aku bertemu dengan beberapa oom dan tante yang sebelumnya aku belum pernah bertemu. Kemudian ketika aku sedang menelusuri silsilah The aku juga bertemu dengan beberapa orang yang untukku asing tetapi mereka masih saudaraku juga.

Lalu ketika buku silsilah Gan Peng terbit, lengkap dengan foto-fotonya, mereka terkejut karena mereka mengenal beberapa saudara dalam buku itu yang tinggalnya juga di negara yang sama (dalam hal ini Negeri Belanda), tetapi tidak mengetahui kalau mereka masih mempunyai hubungan saudara.

Sebelum buku silsilah Gan itu diterbitkan, saudara-saudara yang aktif di Indonesia memang sudah pernah merencanakan untuk mengadakan reuni akbar, tetapi karena satu dan lain hal tidak pernah terjadi. Yang di Indonesia memang pernah mengadakan beberapa kali pertemuan antar saudara tetapi terbatas dengan lokasi. Misalnya saja yang di Jakarta Barat pernah mengadakan pertemuan di Heartz Chicken sedangkan di Pekalongan sendiri juga pernah diadakan semacam reuni juga.

Sudah lama aku juga ingin mengadakan reuni keluarga, tetapi waktu itu aku masih belum mempunyai ide bagaimana harus dilakukan. Dan terus terang saja aku bukan organisator yang baik yang mempunyai banyak ide. Tujuanku sebenarnya cuman 1, yaitu memberikan saudara-saudara ku itu satu tempat dan waktu untuk saling mengenal satu sama lainnya.

Tahun lalu aku mencoba untuk mengorganisir reuni untuk keluarga The yang sebenarnya masih boleh dikatakan keluarga kecil dibanding dengan keluarga Gan ini. Untuk itu aku negosiasi dengan satu restorant di Rotterdam untuk mengadakan reuni tersebut. Aku mengajak beberapa saudara yang antusias untuk ikut dalam mengorganisir reuni nya. Hauw Gie, Hok Soei dan oom Dick van Thessen dengan semangat menyediakan waktunya untuk turut dalam kepengurusan menyelenggarakan reuni. Oom Louis Go yang tadinya juga sudah bersedia membantu terpaksa harus mengundurkan diri karena sakit, dan sayang sekali beliau meninggal dunia seminggu sebelum reuni.

Waktu reuni keluarga The, ternyata yang datang ada 99 orang. Dari jumlah 250 orang dari keluarga The yang berdomisili di Belanda dan sekitarnya. Kalau saja tidak ada musibah di keluarga Go tentunya lebih banyak lagi yang datang. Kita beruntung juga mempunyai saudara yang masih mengerti tulisan china sehingga menu di resto bisa dipesan dengan baik. Maklum saja resto china di Belanda ini kadang hanya memberikan pilihan sebanyak 60 makanan Dim Sum, sedang menu dengan tulisan cacing bisa mencapai 300 macam.

Salah satu ketidak nyamanan waktu reuni tahun lalu itu karena restonya terlalu besar, kita tidak bisa menyewa seluruh restorantnya. Akibatnya kelompok kita diberi tempat tertentu, tetapi ada tamu-tamu resto yang lain yang juga datang pada saat yang sama. Meskipun tidak mencampur dengan kelompok yang lagi reuni, tapi toh terasa tidak adanya privacy yang kelihatannya diperlukan juga untuk acara reuni keluarga itu. Misalnya saja, speech yang dibawakan tentunya juga didengar juga oleh orang-orang lain yang tidak ada urusannya dengan keluarga.

Reuni tahun lalu boleh dikatakan cukup sukses. Semua yang datang mengatakan bahwa pertemuan seperti itu patut diulang, meskipun tidak harus dilakukan tiap tahun. Mungkin sekali dalam 3-4 tahun cukup perlu diadakan dimana kontak antar saudara bisa diperbaharui lagi.

Tahun ini aku rencana lagi untuk reuni keluarga GAN. Kebetulan aku kenal juga dengan Esther Winata dari keluarga Gan yang dari Purbalingga. Dan ketika aku menanyakan bagaimana pendapatnya kalau diadakan reuni gabungan antara 2 keluarga Gan ini, ternyata jawaban Esther memberiku semangat juga. Karena Esther tinggal di Jerman, dan kebanyakan keluarga Gan tinggal nya di Belanda (maksudnya keluarga Gan yang tinggal di Eropa), maka aku pikir lebih baik diadakan di Belanda saja.

Kali ini aku memilih restorant china lain yang makanannya tidak kalah dengan resto yang pertama. Dan karena resto nya kecil, aku pikir mungkin kita bisa menyewa seluruh restorant kalau yang datang cukup. Untuk itu aku pikir sebaiknya aku mengumpulkan beberapa orang dari keluarga Gan yang mau turut dalam organisasinya.

Untuk itu aku pertama-tama meminta apakah oom Gan Kay Sian bersedia turut aktif. Maklum saja, keluarga Gan ini darahnya di aku sudah sangat sedikit, hanya 1/16 nya saja. Sehingga yang bermarga GAN mestinya turut dalam organisasinya, dan karena oom Kay Sian itu masih termasuk generasi papi/mami ku, tentunya tidak boleh dilupakan. Selain itu ada beberapa saudara lain yang turut serta juga dalam kepengurusan reuni ini yaitu Hauw Gie, Han Go, Oki, Ignace & Ying Ong & Danny Tjhie. Ying dan Danny dari keluarga Gan Purbalingga sedang yang lain dari Gan Pekalongan.

Reuni akan diadakan tanggal 9 Juni yang akan datang di Den Haag dan sampai sekarang sudah ada 111 orang yang mendaftar. Sebenarnya target kita hanya 120 orang, sebab 120 orang restorant nya akan cukup penuh. Tetapi si manager resto mengatakan kalau perlu bisa sampai 150 orang. Mudah-mudahan saja tidak terjadi, sebab nanti peserta reuni bisa seperti ikan sarden dalam kaleng yang tidak bisa bergerak, sedangkan maksudnya mengadakan reuini ini justru memberikan tempat dan waktu untuk mengenal satu sama lainnya.

Aku harap saja cuaca juga tidak hujan dan sudah agak panas sehingga bagi mereka yang sudah lanjut usia tidak berhalangan untuk datang. Laporan lengkap akan menyusul ;-)

Posted by steve on May 11th 2007 | Filed in Silsilah | Comments (0)

Situs Silsilah

Salah satu angan-anganku adalah mempunyai satu database dimana semua silsilah yang aku kumpulkan dimasukkan kedalam database tersebut sehingga kalau ada orang yang menanyakan mengenai satu keluarga aku bisa mengetahui dengan cepat apakah keluarga yang dimaksud ada dalam database tersebut.

Kebetulan lewat salah seorang kenalan aku mendapatkan satu alamat dimana bisa membeli software untuk familytree. Setelah aku lihat-lihat, sepertinya masih banyak kekurangan dari software tersebut, misalnya saja software tersebut hanya mempunyai tempat untuk 3 nama : firstname, surname dan nickname. Untuk yang mempunyai 1 nama memang tidak ada persoalan, tetapi bagi kebanyakan orang tionghoa di Indonesia yang mempunyai 2 nama tentunya akan menambah problim.

Sebenarnya sudah lama aku mengikuti perkembangan banyak program silsilah (Familytree atau genealogy) dan kebanyakan yang aku temukan tidak cocok untuk nama-nama tionghoa. Biasanya program-program ini dibuat di Amerika, jadi tentu saja si penulis program hanya melihat lingkungannya saja dan cara penulisan nama disesuaikan dengan lingkungannya. Di Amerika orang menulis seperti nama sebagai : firstname initial surname. Nah ketika aku hendak memasukkan nama papiku sebagai Yeo Peng Liem, aku jadi bingung, bagaimana aku harus menuliskannya, sebab programnya begitu pinternya sehingga bisa membedakan mana firstname mana secondname dll. Untuk ku jelas, YEO ada surname, sebab YEO khan nama keluarga. Kemudian ketika aku memasukkan nama Peng Liem di nama papiku, si program langsung secara sok tau mendefinisikan sendiri kalau PENG adalah firstname dan Liem sebagai secondname. Alhasil nama papiku diganti menjadi Peng L. Yeo. Bayangkan saja kalau papiku mempunyai beberapa saudara yang namanya Peng Lam, Peng Lin, Peng Long, Peng Liauw dan Peng Loen. Nanti dalam silsilahnya hanya keliatan Peng L. Yeo semua. Waktu itu aku pernah sampai mengirim email kepada programmernya dan menyampaikan persoalannya. Sayang mungkin saat itu si programmer tidak tertarik untuk memberikan satu solusi yang baik, kepadaku hanya diusulkan untuk memakai underscore supaya tidak di perlakukan sebagai firstname dan secondname. Jadi nama papiku akan menjadi Peng_Liem Yeo. Tentu saja ini bukan solusi yang baik. Lagipula nama keluarga selalu ditempatkan dibelakang tanpa memikirkan bahwa dibudaya lain, nama keluarga bisa saja didepan. Karena kesal aku tidak lagi memakai software itu.

Terakhir dengan saudaraku Jafet, aku juga mencari-cari program lain, dan aku menemukan program Genopro. Dengan program Genopro setiap data dapat kita membolak-balikkan nama sekehendak si pemakai program. Ada bagusnya juga program ini, dimana hubungan antara anggota keluarga bisa diturut sertakan juga, misalnya saja si A musuhan dengan si B dan sebagainya. Salah satu sebab kenapa akhirnya aku tidak memakai program ini adalah karena programnya tidak compatible untuk orang-orang yang mempunyai banyak istri, katakanlah lebih dari 2.

Dalam silsilah yang aku kumpulkan banyak juga yang menikah lebih dari 1 kali. Bahkan jaman dulu makin kaya orang tionghoa, makin banyak istrinya. Program Genopro masih terlihat bagus dalam diagramnya jika seseorang mempunyai 2 istri. Tetapi kalau seseorang mempunyai 3 istri, maka dalam sekejap diagramnya menjadi kacau.

Program terakhir yang aku lihat adalah program ‘The New Generation’. Sepintas keliatannya programnya cukup bagus dan aku melihat juga kalau banyak data yang bisa dimasukkan kedalam databasenya. Ketika aku menceritakan kepada temanku yang juga gila akan silsilah, dia langsung memesannya. Ternyata dalam installationnya dia mengalami banyak kesulitan. Sepertinya orang yang memakai program ini harus jebolan IT sehingga bisa mengerti apa yang dimaksud oleh readme file nya. Kalau aku tentunya tidak ada problem, sebab kalau aku tidak mengerti aku tinggal bertanya kepada Nike dan 95% jawabannya sudah bisa langsung didapat.

Untuk sementara aku akan menggunakan program ini meskipun aku masih belum tau solusi apa yang harus aku berikan untuk orang-orang yang mempunyai 2 nama. Untuk sementara situs silsilahnya aku taruh di : http://www.haryono.net/familytree/

Salah satu yang membuatku tidak senang dengan program ini adalah karena pemakai dipaksa untuk langsung memasang programnya di webserver dan semua editing dan pengisian data dilakukan online. Jadi tanpe kita mengetahui bagus atau tidaknya kita harus langsung memasang di internet. Tetapi dilain pihak ada beberapa kebagusannya antara lain karena lewat internet, aku bisa meminta bantuan teman-teman atau saudara yang lain untuk membantu mengisi. Jadi silsilah yang dibuat dapat diisi secara bersama-sama. Juga salah satu kebagusannya adalah adanya alat untuk mencari nama yang sama dan mempersamakan 2 data yang sama tersebut. Sehingga kalau saja terjadi secara tidak sengaja adanya 2 nama yang sama, dan nama orang tua, istri, anak dan lainnya sama, si program dapat mendeteksinya secara cepat. Hal ini bisa juga dilakukan di program lain tetapi tidak mudah.

Mudah-mudahan saja aku dapat menyelesaikan situs silsilah ini dengan waktu yang relatif singkat.

Posted by steve on May 10th 2007 | Filed in Silsilah | Comments (1)